Institut STIAMI Gandeng Tiga Universitas Korea Selatan, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pariwisata Bersama Kementerian Pariwisata RI


Jakarta, 16 September 2026 — Institut STIAMI bersama tiga perguruan tinggi terkemuka dari Korea Selatan, yaitu Seoul Venture University, Woongji Tax University, dan Hoseo University, melakukan pertemuan dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka peluang penguatan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di bidang pariwisata dan pendidikan.

Delegasi Korea Selatan dipimpin oleh Prof. Dr. Kim Soo Il, Direktur Busan Indonesia Center (BIC). Turut hadir dalam delegasi tersebut Prof. Dr. Kang Joon Mo dari Seoul Venture University, Prof. Dr. Kim Jong Ju dan Dr. Woo Chae Won dari Woongji Tax University, serta Dr. Lee Moon Bum dan Dr. Hwang Chan Gyu dari Hoseo University.

Sementara itu, Institut STIAMI diwakili oleh Heni Pridia, S.S., M.Par., Kepala Program Studi Hospitality dan Pariwisata, Teguh Santoso, S.AB., M.A., Kepala Program Studi Administrasi Bisnis, serta Deni Malik, S.AB., M.A., Kepala Program Studi D3 Administrasi Bisnis. Delegasi Institut STIAMI dan tiga universitas dari Korea Selatan tersebut diterima oleh Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

“ Pertemuan ini bertujuan membangun dan memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dan Korea Selatan dalam berbagai bidang strategis, terutama pariwisata dan pendidikan. Kerja sama yang dibangun diharapkan dapat membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman, pengembangan program akademik, serta berbagai bentuk kegiatan kolaboratif yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara,” jelas Prof Dr. Kim Soo Il, Direktur Busan Indonesia Center.

Dalam pertemuan tersebut, Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata menyambut baik adanya inisiatif kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan Korea Selatan. Sinergi seperti ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kerja sama di bidang pariwisata sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga.

Kehadiran tiga universitas dari Korea Selatan bersama Institut STIAMI juga menunjukkan adanya komitmen untuk memperkuat jejaring internasional dan memperluas peluang kerja sama lintas negara. Kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan pemangku kepentingan di sektor pariwisata diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia yang memiliki wawasan global sekaligus memahami kebutuhan industri pariwisata.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Institut STIAMI, perguruan tinggi di Korea Selatan, dan pemangku kepentingan sektor pariwisata di Indonesia. Kami berharap komunikasi dan sinergi yang terbangun dapat berkembang menjadi program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,” imbuh Heni Pridia, SS, M.Par, Ketua Program Studi Hospitaliti dan Pariwisata, Institut STIAMI.

“Sejak awal berdiri, Institut STIAMI telah berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan dengan senantiasa mengikuti perkembangan teknologi dan mendorong lahirnya berbagai inovasi. Kami sangat mendukung, Institut STIAMI memperluas jejaring kolaborasinya dengan menggandeng tiga universitas terkemuka di Korea Selatan untuk bersama-sama membangun sinergi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” ujar Assoc. Prof. Dr. Ir. Panji Hendrarso, M.M., Ketua Yayasan Ilomata, yang menaungi Institut STIAMI.(BP/IX/2026).