Jakarta, April 2026
Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Manajemen (FISMA) Institut STIAMI, bekerjasama dengan STIAMI Language Center, sukses menggelar kegiatan TOEIC Prediction Test, pada hari Selasa dan Rabu, 14-15 April 2026. TOEIC Prediction merupakan tes kemampuan berbahasa Inggris dimana Reading dan Listening menjadi fokus utamanya. Kegiatan ini diselenggarakan serentak di 6 (enam) lokasi kampus Institut STIAMI, yaitu : Kampus Pusat, Kampus A, Kampus B, Kampus C, Kampus D, dan Kampus E secara hybrid melalui Zoom Meeting dan Luring.
TOEIC Prediction Test diadakan sebagai bentuk implementasi ilmu pengetahuan dan berfungsi sebagai alat penilaian standar dalam kemampuan berbahasa Inggris untuk persiapan memasuki dunia kerja. Skor TOEIC yang tinggi, akan menentukan apakah seorang karyawan siap untuk ditempatkan di posisi internasional sekaligus dapat meningkatkan standar komunikasi dalam perusahaan agar lebih kompetitif di pasar global.
Institut STIAMI menyadari pentingnya membekali mahasiswa dengan kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni, dilandasi oleh kebutuhan perusahaan dan institusi di masa kini akan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu mengikuti perkembangan zaman di era global. “ Perusahaan multinasional menggunakan skor ini sebagai filter awal dalam rekrutmen. Mereka ingin memastikan bahwa staf yang direkrut mampu memahami instruksi kerja, menulis email bisnis, dan bernegosiasi tanpa kendala bahasa. Terlebih lagi, saat ini, semakin banyak mahasiswa Institut STIAMI yang memilih mengikuti magang di luar negeri. Dengan demikian kemampuan berbahasa Inggris aktif merupakan tuntutan yang tak dapat ditawar lagi,” ujar Dr. Dwi Agustina, S.IP. M.P.A, Dekan FIA.
TOEIC Prediction Test yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari ini diikuti oleh 533 peserta yang seluruhnya adalah mahasiswa Institut STIAMI, baik yang belum bekerja maupun yang sudah bekerja dan tergabung dalam kelas karyawan. “ Para mahasiswa merasa senang dan sangat antusias dengan adanya TOEIC Prediction Test ini, karena selain dapat meningkatkan kompetensi Bahasa Inggrisnya, bagi mereka yang telah bekerja, skor TOEIC juga menjadi faktor penentu dalam promosi jabatan dan karier seseorang. Hal ini dikarenakan, kemampuan bahasa Inggris yang baik menunjukkan kesiapan karyawan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar,” tambah Dr. Nur Fitri Rahmawati, S.AB, M.A, Dekan FISMA.
TOEIC Prediction Test sesungguhnya merupakan langkah awal pengukuran kompetensi Bahasa Inggris. Langkah konkret berikutnya adalah mempersiapkan diri dan mengambil TOEIC Test. Tentu saja, skor yang tinggi tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten dan pemahaman format soal yang baik. Pusat Bahasa Institut STIAMI sudah mengantisipasi hal tersebut. “Kami selalu menekankan pentingnya persiapan kepada mahasiswa, karena memahami seluruh spektrum tata bahasa Inggris melalui latihan soal yang terukur, merupakan investasi intelektual yang tidak akan pernah sia-sia bagi pengembangan diri setiap individu,” jelas Baby Poernomo, SS, MA, Kepala International Office Institut STIAMI yang juga mengetuai Pusat Bahasa Institut STIAMI (BP/Apr/2026).
Kontak Media:
Public Relations Institut STIAMI
Email: [email protected]
Telepon : 0851-2104-2427